Ia pernah bilang pada saia, "Bersahabat itu dalam suka n duka. Selalu menemani dalam segala suasana hati. Namun saat keadaan tidak bersahabat, ia seolah melupakan bahkan ia tak segan-segan meninggalkan saia seorang diri. Itu kah yg disebut sahabat !!!
Buat saia, bersahabat butuh pengorbanan. Tanpa memanfaatkan keadaan. Tanpa melihat status sosial. Memberi n menerima tanpa perhitungan. Sahabat itu sangat susah di dapat.
Beruntung lha bila kalian telah menemukan n memiliki sahabat sejati.
Dan saia juga merasakan keberuntungan itu walau ada saja yg memanfaatkan keadaan saia namun saia hanya bisa berdoa, "Semoga ia menyadari perlakuan yg telah ia perbuat pada diri saia dan kehidupan ini."
Sahabat saia, dimanapun kalian berada. Saia mensyukuri pertemuan kita, bagaimanapun hasilnya. Karena sahabat sejati memiliki telepati yg hadir karena kebersamaan, pengertian n kasih sayang.
Dan bagi yg mengaku sebagai sahabat saia namun ia tidak menyadari bahwa ia hanya hadir saat suka, bahagia dan melarikan diri kala kesedihan, kesusahan menghampiri. Maaf dirimu tak selayaknya mengatakan bahwa kau adalah sahabat saia. Karena, lagi-lagi, seorang sahabat tak pernah mengucapkan "Kita bersahabat". Kata itu tak perlu diucapkan namun dirasakan dalam hati.
Dan bersahabat tidak dihitung oleh usia, jarak. Semua itu tidak menghalangi seseorang untuk menjalin persahabatan.
Saat ini sahabat saia tidak berada didekat saia, tidak juga satu kota dg saia. Kami terpisah jarak n waktu. Satu kunci keberhasilan dari segala hubungan antar manusia adalah komunikasi n saling pengertian. Dan semampu saia n sahabat saia menjaga itu tetap terjalin walau kadang terhalang oleh kesibukan dunia.
Dan tak terasa kami telah merangkai cerita ini dalam tawa, tangis, sendiri. Banyak cerita luthu, gregetan, marah, rindu berbaur menjadi kenangan yg indah. Walau kini mereka telah memiliki pasangan hidup serta di karunia putra-i. Meski hingga kini, saia belum seperti sahabat saia namun saia tak putus asa karena sahabat-sahabat saia selalu memberikan dukungan di saat yg tak pernah saia duga.
Sahabat-sahabat saia, dimanapun kalian berada, saia sayang kalian. Mungkin kalian tak pernah mendengar kata itu terucap dari bibir ini. Saia tak ingin menjadi makhluk yg tidak bersyukur atas ni'matNya. Semoga persahabatan ini tetap terjaga kesuciannya. Dan ini bukan ikrar ataupun sumpah pocong. Ini hanya ungkapan saia kepada sahabat-sahabat saia.
Tetap lha menjadi sahabat saia, selamanya, hingga waktu berhenti berputar. Mohon maafkan segala kesalahan yg pernah saia perbuat pada kalian. Tak sengaja n sengaja. Karena kesempurnaan milikNYa.
I miss my best friends, wherever u r.




