KoRi cartoon

SALAM HANGAT UTK KWN-2 YG MENGUNJUNG KoRi BLOGSPOT. ;-D

KATA-2 BIJAK ISLAMI:"Bolehkah aku memilih hidupku? Bahagia, senang dari kecil hingga dewasa. Tak ada duka nestapa & lara. Tak ada musuh, teka-teki & persoalan. KataMU, itu berarti tak ada warna". KUTIPAN DARI KAHLIL GIBRAN :"Anda mencintai dia bukan karena dia mencintai anda tapi karena anda memberi izin kepada diri anda untuk mencintainya". "Percayalah kepada ibumu, tidak rasa dendam sdikitpun dihati seorang ibu".

KoRi fav

KoRi  fav
LIFE

BIMBANG


Ade kecilku dimana jiwamu berada. Aku sangat merindukan ade kecil yg selalu menjadi pelita kecil dlm hatiku. Aku sangat merindukan keakraban kita dulu. Jiwamu semakin menjauh dari jiwaku. Kesibukanmu telah menyita seluruh waktumu bersama hidupku.

Tak ada candatawa yg menghiasi wajahmu kala kita bertegursapa. Dan terlebih setelah "CLBK" mu. Bukan karena diriku merasa cemburu dg kehidupan sosialmu. Bukan juga karena ia telah hadir kembali dalam kehidupanmu. Tidak sadarkah ade kecilku, dirimu sedang dimanfaatkan olehnya. Tidak sadarkah ade kecilku, ia tidak sepenuhnya menyayangi dirimu.

Kamu menyukai yg dulu tidak kamu sukai dari seorang cewek. Kamu sudah jauh berubah meski aku tahu manusia butuh perubahan. Namun bukan perubahan seperti itu, de.


Mungkin aku tak sepantasnya menilainya seperti itu. Namun setelah dirimu bertemu kembali dg nya, kamu berubah 180 derajat. Aku seolah tidak mengenal ade kecilku. Seolah aku hidup dg orang asing. Kamu sering marah tanpa sebab. Kamu sudah tidak ramah lagi pada diriku.

Ya, aku tahu. Saat ini jiwa dan ragamu sedang mengalami guncangan yg berat setelah ayah meninggal dunia. Dirimu harus menanggung beban untuk keluarga ini karena kamu adalah seorang lelaki yg ada dirumah ini. Maafkan kakakmu yg tak mampu membantu menghidupi keluarga ini.

Ade kecilku, sangat berharap suatu hari nanti kamu akan menyadari sebelum semuanya terlambat. Aku sangat ingin melihat hidupmu bahagia namun bukan seperti yg sedang kamu lakukan saat ini. Kamu mengorbankan sesuatu yg belum sepatutnya dikorbankan.

Ade kecilku, cepatlah kamu kembali seperti dulu. Seseorang yg ramah, perhatian pada keluarga, dan menyempatkan waktu untuk bercerita serta saling tukar pendapat.

Ade kecilku, janganlah kamu terlalu lama membuaikan angan bersamanya meski dulu ia adalah cinta pertamamu. Namun kamu tahu dunia ini selalu berputar. Begitu juga ia. Ia pasti telah berubah. Mungkin saja ia sudah tidak seperti seseorang yg dulu kamu kenal.

Satu hal yg tidak perlu kamu ragukan dari diriku. Aku akan tetap menjadi kakakmu walau maut menjemput. Aku meyayangi dan juga mencintaimu tanpa pamrih. Karena dirimu adalah anugerah terindah yg Allah SWT berikan pada kehidupanku. Aku tidak ingin kehilangan dirimu hanya karena masalah percintaan sesaatmu dg dirinya. Aku berusaha menyakini diri bahwa suatu hari kamu akan kembali seperti sosok ade yg aku banggakan selama ini.


Aku akan selalu mendo'akan kebahagiaanmu. Mohon mavkan perkataanku yg mungkin tidak berkenan dlm hatimu, ade kecilku.

Selamat malam ade kecilku.


Mungkin hatiku terluka karena sikapmu.
Mungkin hatiku menangis menyaksikan kebahagianmu.
Mungkin saja hatiku melontarkan kata-kata keji terhadapmu.
Namun semua itu hanya akan menambah perih hati ini.

Inilah jalan yang telah ditetapkan.
Ini derita yg harus aku lewati.
Dan inilah lika-liku kehidupan.

Seandai bisa memilih, aku lebih memilih tak pernah mau mengenal dia.
Seandai bisa merencanakan, aku lebih baik tak ingin dekat dg dia.
Dan seandai saja semua tak'kan terjadi, aku tak bisa melihat dunia dg bijak.



Wahai engkau yg berada di belahan dunia antah berantah, terima kasih.
Wahai dikau yg telah menoreh luka dihati ini, terima kasih.
Wahai dirimu yg telah bahagia bersama, terima kasih.

Semua yg tlh kau lakukan terhadap dunia kecilku,tak'kan bisa kubayar dg apapun.
Semua yg tlh kau korbankan utk membuat diriku bahagia,tak'kan bisa kuganti dg apapun.
& semua yg tlh kau berikan utk mewujudkan impianku,tak'kan bisa kulakukan sendiri.

Semoga dirimu benar2 dapat merasakan kebahagiaan seperti yg terucapkan kepadaku.
Semoga dirimu benar2 dapat selalu merasakan kedamaian seperti yg terlontarkan kepadaku.
Dan semoga kau benar2 dapat menghilang dari kehidupanku tanpa ada kabar berita.

Bukan karena aku pendengki.
Bukan karena aku tak mensyukuri.
Dan bukan pula karena aku picik.

Yg berlalu biarlah terkubur bersama waktu.
Yg kemarin biarlah tertimbun bersama debu.
Dan yg telah pergi biarlah tenang bersamaNYA.

Jangan pernah masa lalu kembali mengusik hari ini.
Jangan biarkan kenangan itu kembali menguak di esok hari.
Tolong jangan kembali dalam kehidupanku.



Aku mengenal dirimu di dunia maya.
Tegursapa, candatawa mengisi kekosongan relung hati.
Sampai akhirnya kita saling membuka diri untuk sebuah jalinan yg lebih dari seorang teman.

Namun aku tak menduga jalinan ini membuat seseorang menjauhi kita.
Mungkinkah ia merasa kita mengacuhkannya.
Mungkinkah kita tidak bersikap adil terhadapnya.



Segala cara telah aku dan kau tempuh untuk memasuki relung hatinya.
Nawaitu yg baek ternyata tak disambut baek olehnya.

Aku dan kau telah kehabisan ide agar ia dapat memaafkan sesuatu yg tak gamblang.
Justru dg kejadian itu, kau dan aku kian erat.

Kawan,
Jika engkau singgah, mohon maafkan kami.
Jika hatimu terluka, mohon maafkan kami.
Sungguh kami tak bermaksud melukai hatimu.

Aku sungguh-sunguh memohon maaf darimu.
Aku sangat merindukan dirimu.

Semoga suatu hari nanti,kau dapat memaafkan segala kesalahanku.
Sebelum ajal menghampiri raga.

KEJENUHAN


Aku jenuh dg perkataan mereka yg menilai seseorang hanya dari sisi luarnya saja.
Aku bosan menerima perkataan mereka yg hanya menilai seseorang namun tak ingin dinilai.
Aku jengah mendengar tegursapa yg penuh kepalsuan.

Dunia sudah penuh kepalsuan dan tak ingin duniaku mengikutinya.
Aku ingin menciptakan dunia ini bersinar tanpa kepalsuan.
Meski mood aku tak selalu bersinar setiap saat.



Maafkan teman-teman OL ku d "Kori Fleur Santi"
Aku tak'kan pergi jauh.
Aku masih setia mengamati kalian dari kejauhan.
Hanya saja aku tidak aktif di tempat tersebut.

Bila saat nanti, aku pasti kembali.
Bila waktu sudah kembali membaik, aku akan menyapa kalian.
Aku mohon mengerti lha.
Hanya itu yg aku pinta pada teman-teman.

Jangan membenci atas keputusanku, aku hanya manusia tanpa daya melawan egoisme.
Jangan menjauh karena keputusanku, aku hanya tak ingin kalian merasa bosan dg kehadiranku yg menjenuhkan.
Dan jangan melupakan bahwa aku pernah hadir dalam kehidupan kalian.

Cerita yg pernah terjalin antara kita, 'kan terus aku jaga dan pupuk, insyaAllah.
Memori itu akan selalu kupelihara selama itu tak menyakitkan kalian.
I luv u 4 all my cyber best friend. ;))

PAKHABAR


Maukah kau memberikanku suara, membebaskan rasa cemas?

Berkenankan bila aku memberikanmu telinga, lewati hari demi hari?

Bolehkah aku memasuki kehidupanmu, mengenalmu dalam suka dan duka?


Mungkinkah seseorang yg dapat kau percaya disetiap langkahmu itu aku?

Bisakah aku berharap suatu hari nati Qt berteman

Dan mengatakan "bagaimana khabarmu?"