Mungkin hatiku menangis menyaksikan kebahagianmu.
Mungkin saja hatiku melontarkan kata-kata keji terhadapmu.
Namun semua itu hanya akan menambah perih hati ini.
Inilah jalan yang telah ditetapkan.
Ini derita yg harus aku lewati.
Dan inilah lika-liku kehidupan.
Seandai bisa memilih, aku lebih memilih tak pernah mau mengenal dia.
Seandai bisa merencanakan, aku lebih baik tak ingin dekat dg dia.
Dan seandai saja semua tak'kan terjadi, aku tak bisa melihat dunia dg bijak.
Wahai engkau yg berada di belahan dunia antah berantah, terima kasih.
Wahai dikau yg telah menoreh luka dihati ini, terima kasih.
Wahai dirimu yg telah bahagia bersama, terima kasih.
Semua yg tlh kau lakukan terhadap dunia kecilku,tak'kan bisa kubayar dg apapun.
Semua yg tlh kau korbankan utk membuat diriku bahagia,tak'kan bisa kuganti dg apapun.
& semua yg tlh kau berikan utk mewujudkan impianku,tak'kan bisa kulakukan sendiri.
Semoga dirimu benar2 dapat merasakan kebahagiaan seperti yg terucapkan kepadaku.
Semoga dirimu benar2 dapat selalu merasakan kedamaian seperti yg terlontarkan kepadaku.
Dan semoga kau benar2 dapat menghilang dari kehidupanku tanpa ada kabar berita.
Bukan karena aku pendengki.
Bukan karena aku tak mensyukuri.
Dan bukan pula karena aku picik.
Yg berlalu biarlah terkubur bersama waktu.
Yg kemarin biarlah tertimbun bersama debu.
Dan yg telah pergi biarlah tenang bersamaNYA.
Jangan pernah masa lalu kembali mengusik hari ini.
Jangan biarkan kenangan itu kembali menguak di esok hari.
Tolong jangan kembali dalam kehidupanku.




