Segalanya terasa menyesakkan dada.
Dan aku dirundung takut untuk mengungkapkannya.
Hanya rintihan dan airmata yang sanggup terurai.
Salahkah bila aku merasa ia menjauh.
Seolah aku tak mengenal dirinya.
Dan akupun tak dapat mengenali diri sendiri.
Apakah cinta ini telah mengubahku?
Mengapa cinta ini tak nyaman?
Namun aku tak mungkin membuang rasa ini.
Aku tak mungkin hidup tanpa cintanya.
Walau kutahu harus mengorbankan perasaan.
Aku hanya bisa berharap,
'Kan kutemui satu jawaban diujung penantian ini.
Entah sampai kapan.
Hanya TUHAN Yang Maha Mengetahui.




